Guru MIN 2 Katingan Kemas Materi SKI dalam Lagu Viral, Jadi Pembelajaran Kreatif untuk Murid Gen Alpha

Foto: Hadi Saputra, S.Pd., seorang guru di MIN 2 Katingan saat sedang mengajar. (Istimewa) 

Palangka Raya, Persadakalteng.com  – Kreativitas seorang guru di MIN 2 Katingan dalam mengemas materi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) menarik perhatian warganet. Hadi Saputra, S.Pd., memodifikasi lagu populer My Mine Gue (MMG) dari Naykilla menjadi media pembelajaran untuk membantu murid memahami materi SKI kelas IV MI Bab 2 tentang Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Thaif.

Materi yang biasanya dipelajari melalui membaca dan menghafal dikemas menjadi lirik lagu yang sederhana dan mudah diingat. Melalui latihan secara berulang, murid diajak mengingat berbagai poin penting tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW ke Thaif dengan cara yang lebih menyenangkan. Pendekatan tersebut menjadi salah satu upaya menyesuaikan pembelajaran dengan karakter murid Gen Alpha yang tumbuh dekat dengan musik, teknologi, dan media digital.

Video pembelajaran yang dibagikan melalui akun @arabiyahtalks di TikTok dan Instagram tersebut kemudian mendapat respons luas dari warganet. Video berhasil masuk For You Page (FYP) dan hingga kini telah ditonton lebih dari 500 ribu kali secara keseluruhan. Konten tersebut juga turut dibagikan ulang oleh akun publik @inifop yang menyoroti kreativitas guru MIN 2 Katingan dalam memanfaatkan lagu viral sebagai media pembelajaran SKI.


Hadi Saputra, S.Pd., mengatakan ide tersebut berawal dari keinginannya mencari cara belajar yang lebih dekat dengan karakter peserta didik.

“Saya mencoba mencari cara agar materi SKI tidak hanya dipahami di dalam kelas, tetapi juga mudah diingat. Karena anak-anak sangat dekat dengan musik dan lagu, saya mencoba mengemas materi Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Thaif dalam bentuk lagu yang mereka kenal. Harapannya, belajar SKI menjadi lebih menyenangkan dan materinya lebih melekat,” ujarnya, Jumat (14/8/2026). 

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa media digital dan tren yang dekat dengan kehidupan murid dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran. Materi SKI yang identik dengan sejarah dan hafalan dapat dikemas secara kreatif agar lebih relevan dan mudah diterima oleh murid Gen Alpha.

Kreativitas pembelajaran semacam ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi ASN guru di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Katingan khususnya dan Kalimantan Tengah umumnya untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi secara positif juga dapat menjadi cara untuk memperkenalkan wajah madrasah yang inovatif kepada masyarakat luas. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama