![]() |
| Foto: Tangkapan layar sesi zoom Gubernur dan Kadisdik Kalteng menyapa. (Media Disdik) |
Palangka Raya, Persadakalteng.com — Ketua DPD Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Padli, mengapresiasi kegiatan “Gubernur dan Kadisdik Kalteng Menyapa” yang memberikan kesempatan kepada ketua OSIS SMA dan SMK se-Kalteng untuk berkomunikasi langsung dengan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui pertemuan virtual.
Padli menilai kegiatan tersebut merupakan langkah positif untuk membangun komunikasi antara pemerintah provinsi dengan para pelajar, khususnya pengurus OSIS yang menjadi perwakilan siswa di sekolah.
“Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur dan Kadisdik Kalteng yang telah menyapa ketua OSIS SMA dan SMK se-Kalteng melalui Zoom virtual di sela kesibukan Pak Gubernur yang sangat padat,” kata Padli saat diwawancarai, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi para ketua OSIS untuk mendapatkan arahan, motivasi, sekaligus menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan kondisi pendidikan di sekolah masing-masing.
Padli berharap ke depan kegiatan serupa dapat dilakukan secara langsung, sehingga para ketua OSIS SMA dan SMK se-Kalteng dapat bertemu dan berdialog dengan Gubernur.
“Kita tentunya berharap ke depan Bapak Gubernur juga bisa menyapa ketua OSIS SMA dan SMK se-Kalteng secara langsung untuk memberikan wejangan dan motivasi agar putra-putri Kalimantan Tengah bisa seperti Pak Gubernur,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketua OSIS memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menyampaikan aspirasi siswa di lingkungan sekolah. Karena itu, komunikasi antara pemerintah dan para pelajar perlu terus dibangun.
Selain mengapresiasi kegiatan tersebut, Padli juga mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa SMA dan SMK di Kalteng.
Menurutnya, program tersebut akan memberikan manfaat besar bagi peserta didik, terutama siswa yang berada di wilayah pedalaman Kalteng.
“Kami juga mendukung dengan adanya MBG khususnya untuk siswa-siswi SMA dan SMK. Apalagi untuk siswa-siswi di wilayah terpencil di Kalteng, program ini sangat bermanfaat,” pungkasnya. (red)
