GPN Kalteng Apresiasi Prestasi SMAN 2 Katingan Kuala sebagai Juara Nasional LCC Empat Pilar MPR RI

Foto: Para siswa perwakilan SMAN 2 Katingan Kuala, saat menerima hadiah juara nasional lomba cerdas cermat Empat Pilar MPR RI, Rabu (26/8/2026). (Istimewa) 


Palangka Raya, Persadakalteng.com — Ketua DPD Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Padli, mengapresiasi prestasi SMAN 2 Katingan Kuala yang berhasil meraih juara nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 di Jakarta, Rabu (26/8/2026) lalu.

Menurut Padli, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis dan asal daerah bukan menjadi penghalang bagi generasi muda Kalteng untuk meraih prestasi di tingkat nasional.

“Pencapaian ini membuktikan bahwa batas geografis dan asal daerah bukanlah halangan untuk membuktikan prestasi gemilang di tingkat nasional,” ujar Padli di Palangka Raya, Senin (31/8/2026).

Ia menilai keberhasilan siswa-siswi SMAN 2 Katingan Kuala dalam menguasai materi Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan kuatnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan sekaligus ketangguhan generasi muda di daerah.

Padli menyampaikan apresiasi kepada para siswa, guru, dan pihak sekolah yang telah berjuang membawa nama Kalteng hingga menjadi yang terbaik dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

“Terima kasih telah mengharumkan nama daerah dan membanggakan dunia pendidikan di Kalimantan Tengah,” katanya.

Diketahui, SMAN 2 Katingan Kuala tampil sebagai peraih nilai tertinggi pada babak final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 dengan mengoleksi 140 poin dari tiga sesi perlombaan.

Capaian tersebut mengantarkan SMAN 2 Katingan Kuala mengungguli tiga sekolah lainnya yang berhasil melaju ke babak final. SMAN 8 Jakarta Selatan berada di posisi kedua dengan 75 poin, disusul SMAN 1 Tanjung Selor dengan 70 poin dan SMAN 2 Kota Bogor dengan 65 poin.

Prestasi itu diraih setelah SMAN 2 Katingan Kuala melewati rangkaian kompetisi yang mempertemukan perwakilan sekolah dari 38 provinsi di Indonesia.

Menurut Padli, prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di daerah memiliki peluang yang sama untuk bersaing dengan sekolah-sekolah di kota besar.

“Ini juga menjadi bukti bahwa kesetaraan pendidikan di kota maupun kabupaten memiliki kualitas yang sama dan mampu menghasilkan prestasi di tingkat nasional,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalteng, khususnya Gubernur Kalteng dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, yang dinilai terus mendorong kemajuan sektor pendidikan.

Padli berharap capaian SMAN 2 Katingan Kuala menjadi motivasi bagi sekolah dan pelajar lainnya di Kalteng untuk terus meningkatkan prestasi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga hingga tingkat internasional.

Di sisi lain, GPN Kalteng turut mengapresiasi kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang mulai diterapkan Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Padli, kebijakan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keselamatan dan kesehatan peserta didik.

“Kebijakan ini tentunya menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah memperhatikan keselamatan dan kesehatan para siswa, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah,” tuturnya.

Padli menilai perlindungan terhadap siswa harus menjadi perhatian utama di tengah kondisi kualitas udara yang tidak menentu akibat kabut asap. Menurutnya, kebijakan PJJ menjadi langkah yang tepat agar proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan peserta didik. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama