Penguatan MPLS Terpusat di Kalteng Direncanakan Menjadi Agenda Tahunan

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo saat menyampaikan motivasi kepada para siswa yang mengikuti MPLS 2026. (Media Disdik) 


Palangka Raya, Persadakalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen menjadikan Penguatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara terpusat sebagai agenda rutin setiap awal tahun ajaran. Program yang untuk pertama kalinya digelar di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (16/7/2026), dinilai mampu memperkuat kedekatan antara pemerintah dengan peserta didik baru.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan pelaksanaan perdana Penguatan MPLS mendapat sambutan positif dari para siswa maupun pihak sekolah. Karena itu, kegiatan tersebut direncanakan untuk terus dilaksanakan setiap tahun dengan berbagai penyempurnaan.

"Insyaallah kita lakukan rutin setiap tahun," kata Reza Prabowo kepada awak media.

Ia menjelaskan, pelaksanaan MPLS secara terpusat merupakan gagasan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran yang ingin bertemu langsung dengan peserta didik baru dari berbagai daerah. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi cara bagi pemerintah untuk mengetahui secara langsung kondisi para pelajar.

"Pak Gubernur ingin menyapa langsung anak-anak. Beliau ingin tahu kondisi sesungguhnya. Beliau tidak mau hanya mendengar laporan dari saya, tetapi ingin melihat sendiri bagaimana keadaan peserta didik kita," ujarnya.

Reza menuturkan, dalam kegiatan tersebut Gubernur juga berdialog dengan sejumlah peserta didik mengenai kondisi keluarga, pekerjaan orang tua, hingga pemanfaatan berbagai program pemerintah. Menurutnya, hal itu menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kalimantan Tengah.

Selain menjadi ajang perkenalan lingkungan sekolah, kegiatan tersebut juga menghadirkan materi pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, keselamatan berlalu lintas, serta penyuluhan hukum yang disampaikan oleh unsur Forkopimda. Para peserta didik juga memperoleh motivasi langsung dari Gubernur, Kapolda Kalimantan Tengah, dan Pangdam XXII/Tambun Bungai.

Reza mengakui pelaksanaan perdana masih memiliki sejumlah kekurangan yang akan menjadi bahan evaluasi. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah akan melakukan berbagai perbaikan agar penyelenggaraan pada tahun berikutnya semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi peserta didik.

"Tentu masih ada kekurangan. Semua itu akan menjadi bahan evaluasi kami agar pelaksanaan tahun depan semakin baik dan manfaatnya semakin besar bagi peserta didik," pungkasnya. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama