Platform "Gen Disdik Kalteng" Integrasikan Puluhan Layanan Digital dalam Satu Portal

Foto: Tangkapan layar platform digital "Gen Disdik Kalteng".


Palangka Raya, Persadakalteng.com — Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melalui platform digital Gen Disdik Kalteng menghadirkan berbagai layanan terintegrasi dalam satu portal sebagai upaya mendukung transformasi pendidikan berbasis digital.

Portal ini berfungsi sebagai “gerbang layanan” yang menghubungkan berbagai aplikasi pendidikan, baik untuk sekolah, guru, siswa, maupun pengelolaan data dan administrasi. 

Berdasarkan penelusuran pada laman resminya, terdapat sekitar 20 lebih aplikasi/layanan digital yang terbagi dalam beberapa kategori utama.

Pada kategori Gen Sekolah, terdapat sejumlah aplikasi seperti Website Disdik, WA Center Disdik, Simansus BMD, Si-TPP, Si-Jangka, RKBMD, Rekonsiliasi Belanja BOSP/BOPP, PPID Disdik, Peduli BMD, Pasca SPMB, serta ATLAS. 

Di kategori Gen Guru, tersedia layanan Modul Pembelajaran, LMS Pelatihan Guru, serta program 1000 Rumah Guru Berkah yang mendukung peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik. 

Untuk peserta didik, terdapat aplikasi Tracer Study, RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan), Kelas Digital Huma Betang, serta platform Bersinergi yang mendukung pembelajaran dan pengembangan siswa. 

Selanjutnya pada kategori Gen Data Pendidikan, tersedia Si-Perjadin dan PENA BERKAH. Khusus PENA BERKAH merupakan platform data pendidikan yang memuat empat entitas utama, yaitu sekolah, sarana prasarana, guru, dan siswa. 

Sementara pada kategori Gen Bantuan Pendidikan, terdapat program Kuliah Gratis 10.000 dan Beasiswa Tabe yang ditujukan untuk mendukung akses pendidikan masyarakat. 

Dengan berbagai aplikasi tersebut, Gen Disdik Kalteng menjadi sistem terpadu yang mencakup layanan administrasi, pembelajaran, pelaporan, hingga bantuan pendidikan dalam satu ekosistem digital. Kehadiran platform ini sekaligus memperkuat transparansi, efisiensi, dan pengelolaan data pendidikan di Kalimantan Tengah secara terintegrasi.

Hal tersebut tentunya senada dengan apa yang diharapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng, melalui instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan. 

Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, usai mewakili Pemprov Kalteng menerima penghargaan kategori pendidikan dalam ajang National Governance Awards (NGA) 2026 beberapa waktu lalu, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi pemerintah daerah dalam membangun sistem pendidikan yang merata hingga ke wilayah terpencil.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa upaya pemerataan akses pendidikan di Kalimantan Tengah terus berjalan. Kami berkomitmen memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan layanan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi pendidikan di Kalteng tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan metode pembelajaran berbasis digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Berbagai program telah dijalankan, di antaranya Kelas Digital Huma Betang, pembelajaran hybrid, serta peningkatan kompetensi bahasa asing bagi peserta didik. Program tersebut didukung dengan penyediaan perangkat pembelajaran modern seperti TV interaktif dan papan tulis digital di sekolah.

Selain itu, kebijakan sekolah gratis dan kuliah gratis dinilai menjadi langkah strategis dalam menghilangkan hambatan biaya yang selama ini menjadi kendala bagi sebagian masyarakat.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak yang terhambat melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi,” tambahnya.

Adapun platform Gen Disdik Kalteng dapat dilihat pada alamat website berikut https://gen.disdikkalteng.id/home/v2  (Redaksi) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama