Disdik Kalteng Tekankan Evaluasi Menyeluruh untuk Perbaikan Kinerja 2026

 

Foto: Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo saat menyampaikan sambutan. (Istimewa) 

Palangka Raya, Persadakalteng.com – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tahun 2025 sebagai dasar perbaikan di tahun 2026.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa setiap kekurangan harus menjadi bahan pembelajaran agar tidak terulang.

“Evaluasi kekurangan pada Tahun 2025 lakukan evaluasi pada Tahun 2026 agar kekurangan dan kelemahan pada Tahun 2025 tidak terulang lagi,” tegasnya di sela-sela acara ramah tamah sekaligus halal bihalal keluarga besar Disdik Kalteng di Aula Berkah Disdik Kalteng, Senin (5/1/2026). 

Ia juga mengingatkan bahwa tahun 2026 akan dihadapkan pada tantangan berat, salah satunya penurunan transfer daerah yang berdampak pada keterbatasan anggaran.

Untuk menjaga efisiensi dan pemerataan, kebijakan perjalanan dinas (SPPD) akan dipusatkan di sekretariat. Langkah ini diambil untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran.

Selain itu, Reza menekankan pentingnya menjaga integritas dan menghindari perbuatan yang dapat merusak citra institusi. Ia juga mendorong terciptanya budaya kerja yang sehat di lingkungan Disdik Kalteng.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pada tahun 2026 akan digelar lomba kebersihan dan keindahan antarbidang dan ruangan guna meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja.

Capaian positif turut menjadi perhatian, di mana tingkat kepuasan pendidikan SMA/SMK di Kalimantan Tengah mencapai 97,8 persen berdasarkan survei Litbang Kompas.

Sementara itu salah seorang Pengawas Sekolah, Rudy, mengakui adanya kemajuan signifikan dalam kinerja Disdik Kalteng.

“Dibandingkan tahun sebelumnya, Dinas Pendidikan sekarang jauh lebih canggih. Harapannya, yang sudah baik bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.

Menutup arahannya, Reza mengajak seluruh jajaran untuk terus berkolaborasi dan berinovasi dalam memajukan pendidikan di Kalimantan Tengah.

“Kalau bisa, provinsi lain yang mencontoh Kalimantan Tengah, bukan sebaliknya. Jangan takut berbuat baik. Kebaikan itu pasti kembali pada kita,” pungkasnya. (red) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama