Disdik Kalteng Matangkan Skema Beasiswa Luar Negeri, Dorong Para Siswa Kuasai Bahasa Asing

Foto: Sejumlah siswa sekolah saat mengikuti pembelajaran bahasa asing secara daring. (Media Disdik) 

Palangka Raya, Persadakalteng.com – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan program beasiswa luar negeri dengan menyiapkan siswa sejak dini, khususnya dari jenjang kelas XI agar memiliki kesiapan yang lebih optimal.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo menyampaikan bahwa strategi tersebut dipilih karena siswa kelas XII dinilai memiliki waktu yang terbatas menjelang kelulusan.

“Jadi kelas 11 yang mau naik ke kelas 12 itu supaya persiapannya lebih matang. Karena sekarang ini sudah bulan April, di bulan Mei anak-anak akan lulus, kalau kelas 12 mungkin tidak kekejar,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, persiapan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri membutuhkan waktu panjang, terutama dalam pemenuhan syarat kemampuan bahasa asing dan kompetensi pendukung lainnya.

“Anak-anak yang mau ke luar negeri itu harus disiapkan IELTS, TOEFL, dan juga kemampuan lainnya. Ini tidak bisa instan,” katanya.

Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan Kalteng telah mendorong pembelajaran bahasa asing secara intensif di sekolah. Bahkan, siswa di Kalimantan Tengah kini mulai dibiasakan mempelajari beberapa bahasa setiap hari.

“Kita dorong anak-anak belajar 5 sampai 7 bahasa setiap hari sebagai bagian dari persiapan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Reza menyebutkan bahwa pemerintah juga tengah menyiapkan skema kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kemungkinan koordinasi dengan kedutaan negara tujuan.

“Nanti akan kita siapkan apakah langsung koordinasi dengan kedutaan atau seperti apa mekanismenya. Program ini akan kita launching secara resmi,” jelasnya.

Ia berharap program beasiswa luar negeri ini dapat melahirkan generasi muda Kalimantan Tengah yang memiliki daya saing global dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah ke depan. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama