![]() |
| Foto: Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat memberikan motivasi kepada sejumlah siswa berprestasi. (Media Disdik) |
Palangka Raya, Persadakalteng.com — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mendorong para pelajar yang akan mengikuti Bali International Science Fair (BISF) 2026 untuk mengangkat potensi lokal Kalimantan Tengah dalam setiap penelitian yang mereka lakukan.
Pesan tersebut disampaikan saat menerima audiensi sejumlah siswa dari SMA Negeri 2 Palangka Raya dan SMA Negeri 3 Palangka Raya di Aula Pintar Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Senin (15/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Reza menegaskan bahwa Kalimantan Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam, keanekaragaman hayati, serta karakteristik wilayah yang dapat menjadi bahan penelitian bernilai tinggi dan memiliki daya saing di tingkat internasional.
Menurutnya, berbagai potensi daerah tersebut perlu terus diteliti dan diperkenalkan kepada dunia melalui karya-karya inovatif generasi muda.
“Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah adalah masa depan Indonesia. Kita memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Potensi-potensi daerah inilah yang harus terus diteliti dan diperkenalkan kepada dunia melalui karya-karya inovatif generasi muda kita,” tegasnya.
Reza juga menyampaikan bahwa sektor pendidikan Kalimantan Tengah saat ini tengah mendapat perhatian di tingkat nasional. Berbagai program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi peserta didik.
“Saat ini pendidikan di Kalimantan Tengah menjadi sorotan nasional. Ini adalah kehormatan bagi kita semua dan menjadi bukti bahwa program-program pendidikan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada para orang tua yang terus mendukung anak-anak mereka untuk berprestasi hingga mampu mengikuti kompetisi internasional. Menurutnya, peran keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk generasi yang unggul dan berdaya saing.
Reza berharap keikutsertaan para siswa dalam BISF 2026 tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan identitas serta potensi Kalimantan Tengah kepada masyarakat dunia.
“Jadikan Kalimantan Tengah sebagai identitas dalam setiap penelitian. Kita memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain, dan itu bisa menjadi nilai tambah yang sangat besar di tingkat internasional,” pungkasnya. (Media Disdik Kalteng/Redaksi)
