![]() |
| Foto: Sejumlah siswa SMA saat mengikuti Try Out UTBK Gratis. (Media Disdik) |
Palangka Raya, Persadakalteng.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan setempat menghadirkan program try out Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 secara gratis bagi siswa, khususnya di wilayah terpencil, bekerja sama dengan Ruang Guru, Jumat (10/4/2026).
Program ini menjadi upaya konkret untuk mengatasi ketimpangan akses bimbingan belajar (bimbel) yang selama ini masih terbatas di sejumlah daerah. Di wilayah terpencil, fasilitas bimbel hampir tidak tersedia, sementara biaya yang relatif mahal membuat layanan tersebut sulit dijangkau oleh sebagian besar siswa.
Kondisi tersebut berdampak pada kesiapan siswa dalam menghadapi UTBK, karena banyak yang hanya mengandalkan belajar mandiri tanpa pengalaman simulasi ujian. Padahal, pemahaman pola soal dan latihan mengerjakan soal menjadi faktor penting dalam menentukan hasil ujian.
Melalui try out UTBK gratis ini, Pemprov Kalteng memberikan alternatif pengganti bimbel berbayar dengan menyediakan akses latihan soal berkualitas, sistem ujian digital, serta pengalaman yang mendekati UTBK sesungguhnya.
Salah satu peserta, Fujianti, siswa kelas XII SMAN 1 Dusun Utara, mengaku program ini memberikan manfaat besar dalam persiapan ujian. “Saya sangat senang karena try out ini memberi gambaran ujian sebenarnya, membuat saya lebih percaya diri dan semakin semangat belajar,” ujarnya.
Siswi SMAN 1 Timpah, Keysa Fadila Nasiti, juga menilai try out terseb.ut membantu memahami pola soal UTBK. “Soalnya cukup menantang dan aplikasinya mudah digunakan, jadi sangat membantu persiapan kami,” katanya.
Hal serupa disampaikan Cindy Antika Putri dari SMAN 1 Kota Besi yang menilai pelaksanaan try out sudah menyerupai ujian asli. Ia menyebut jumlah soal dan durasi waktu yang diberikan membuat siswa memiliki gambaran jelas tentang UTBK. “Pelaksanaannya lancar dan membuat kami lebih siap menghadapi ujian sebenarnya,” ucapnya.
Menurut Gugun Albertus, kegiatan ini juga berfungsi sebagai alat ukur kemampuan diri. “Try out ini membantu kami mengetahui sejauh mana kesiapan kami dan menyadarkan pentingnya persiapan matang,” tuturnya.
Apresiasi juga datang dari Helvi Septian Saputra dari SMAN 2 Kahayan Tengah yang merasa program tersebut meningkatkan kesiapan siswa menghadapi UTBK. Sementara itu, Salma Olivia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Program ini dinilai sebagai langkah strategis Pemprov Kalteng dalam memperluas akses pendidikan yang merata, sekaligus membuka peluang lebih adil bagi siswa di seluruh wilayah untuk bersaing masuk perguruan tinggi. Kolaborasi dengan Ruang Guru turut memperkuat kualitas pelaksanaan sehingga siswa tidak lagi terkendala keterbatasan akses maupun faktor ekonomi. (red)
