Gubernur Buka Konferwil XIII PWNU Kalteng, Tekankan Peran Strategis NU dalam Pembangunan Daerah

Foto: Suasana pembukaan Konferwil XIII PWNU Kalteng. (Ist) 

Palangka Raya, Persadakalteng.com — Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) XIII Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Jaya Tingang Lantai I Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (14/2/2026).

Forum tertinggi organisasi tingkat wilayah tersebut dihadiri pengurus Nahdlatul Ulama dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. Selain menjadi ajang evaluasi kepengurusan, Konferwil XIII juga menjadi momentum konsolidasi organisasi serta penyusunan program kerja lima tahun mendatang.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pentingnya peran Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan terbesar dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

“NU memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga persatuan dan menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi serta nilai-nilai kebangsaan di Kalimantan Tengah,” ujar Agustiar.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan menjadi kunci dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga penguatan karakter dan nilai-nilai spiritual masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan seperti NU sangat diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dengan nilai sosial dan budaya masyarakat,” katanya.

Konferwil XIII juga menjadi ruang strategis untuk menentukan arah kebijakan organisasi ke depan, termasuk dalam merespons tantangan global yang berdampak pada kehidupan sosial dan keagamaan. Melalui sidang pleno dan pembahasan program kerja, diharapkan lahir keputusan yang mampu menjawab kebutuhan umat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap Nahdlatul Ulama terus menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat kebersamaan berbasis kearifan lokal di Bumi Tambun Bungai. (red) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama